7 Penyebab Banjir di Jakarta

Banjir Kanal Timur, akan mengurangi banjir di Timur dan Utara Jakarta Banjir besar yang terjadi di Ibukota Jakarta ...

Sejarah Jakarta

Orang Portugis merupakan orang eropa pertama yang datang ke Jakarta. pada abad ke-16, Surawisesa raja Sunda meminta bantuan Portugis yang ..

Jakarta, Asian The Green City Index

Jakarta is ranked average overall in the Index. Indonesia's apital is the country's largest city, with a population 0f 9,2 million. With a GDP per person of US$ 7,600,

Wisata Ciliwung, sudah saatnya

Sungai Ciliwung pada abad VV - XVI merupakan sebuah sungai indah, berair jernih dan bersih, karena itu kapten kapal asing sering singgah untuk mengambil air segar untuk diisikan..

Ciliwung Bersih Bukan Sekedar Impian

Ciliwung yang Bersih dan Hijau mungkin bukan sekedar mimpi lagi, jika kondisi Ciliwung yang diambil pada 2 mei 2011 tetap bisa dipertahankan....

” Sudah saatnya Pemda DKI menindak tegas kepada siapa saja yang masih membuang sampah ke kali atau bantarannya.. dengan ketentuan Perda No. 5 / 1988 tentang Kebersihan Lingkungan Dalam Wilayah DKI Jakarta ; ” ---> STOP NYAMPAH DI KALI... tabe'...

Thursday, June 11, 2015

Potensi Logam Emas Dari Limbah Elektronik

Potensi  Logam Emas Dari Limbah Elektronik

Sebuah konsekuensi dari  era digital yang semakin banyaknya  produk yang dihasilkan untuk mempermudah individu di semua tingkatan  baik dalam bekerja maupun berkomunikasi maka semakin banyak pula potensi sampah yang yang dihasilkan. Sampah-sampah yang dihasilkan itu dapat berasal dari sisa proses produk maupun berupa barang bekas pakai peralatan elektronik.

Kali ini akan dibahas tentang sampah yang merupakan barang bekas pakai peralatan elektronik  atau Limbah Elektronik. Banyak yang tidak mengetahui bahwa limbah elektronik  ini ternyata memiliki kandungan yang berharga yaitu emas dan perak.

Potensi  Logam Emas Dari Limbah Elektronik
Beberapa contoh rangkaian dari limbah elektronik bekas yang terdapat pada peralatan elektronik komputer maupun Handphone yang memiliki kandungan lapisan emas yaitu pada PCB komputer , PCB Handphone, Prosesor, Ram, Mother board/main board, hard disk , Soket – soket pada komputer, IC , kartu chip, memori dan masih banyak komponen lainnya yang memiliki kandungan emas, seperti pada panel-panel listrik, peralatan telekomunikasi dan beberapa perangkat elektronik lainnya.

Emas dan perak banyak dipergunakan dalam peralatan elektronik  karena memiliki sifat penghantar listrik yang sangat baik. Kedua logam ini banyak dipakai untuk melapisi konektor-konektor pada perangkat elektronik.

Logam emas lebih sering dipilih untuk melapisi bagian-bagian tertentu dari komponen elektronika seperti processor, finger, konektor, relay dan lain sebagainya. beberapa bagian dari komponen-komponen yang disebutkan di atas memang harus dibuat dengan logam emas karena hanya logam emaslah yang mampu menghantarkan arus listrik nyaris tanpa hambatan atau disebut juga zero resistensi.

Potensi  Logam Emas Dari Limbah Elektronik memang masih sangat besar, berdasarkan pengalaman Yokohama Metal Co Ltd, sebuah perusahaan pemulung mendapati kenyataan bahwa ponsel dan kartu SIM merupakan tambang emas yang benar-benar luar biasa besar.
Jika di tambang emas konvensional dari satu ton material yang diambil dari perut bumi hanya didapat sekitar 5 gram emas maka potensi satu ton ponsel bekas yang dilebur bisa didapat 30 kali lipat, alias 150 gram emas. Bisa Rp 45 Juta Sebulan.

Oleh karena potensi yang besar itu tak mengherankan jika para perusahaan pemulung  emas dari Singapura, dan juga Jepang, berencana  masuk Indonesia untuk mengelola Potensi  Logam Emas Dari Limbah Elektronik  ini dengan membangun pabrik untuk melebur alat komunikasi tadi, menjaring emas, tembaga dan perak yang ada. 

Wednesday, June 10, 2015

PemProv DKI Jakarta Bekerja Sama Dengan Kodam Jaya Membersihkan Sungai Ciliwung

Setelah beberapa program yang telah dijalankan dalam rangka menangani sampah yang ada di Sungai Ciliwung belum memberikan hasil maksimal dalam mengantisipasi banjir yang kerap melanda Jakarta, akhirnya PemProv DKI Jakarta bekerja sama dengan Kodam Jaya untuk membersihkan sampah di sepanjang daerah aliran Sungai Ciliwung.

PemProv DKI Jakarta Bekerja Sama Dengan Kodam Jaya Membersihkan Sungai Ciliwung
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, dengan pembersihan Sungai Ciliwung oleh Kodam Jaya yang memiliki kinerja bagus musibah banjir akan sedikit tertanggulangi. Sebab, aliran air sungai bisa lebih lancar.

"Tentara kan sudah biasa perang, kalau dikerjakan keroyokan hasil kerjanya bagus banget, rapi banget. Jadi kalau kayak film-film perang langsung dibagi kan, pleton ini tunggu ini, jalan ini dijaga, sama. Kita pengin keroyok Ciliwung," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/11/2014).

"Tentara itu kerjanya baik, mana yang harus dibuat langsung dikerjakan, tidak perlu diajarkan lagi. Kayak perang aja, tapi perang sampah sekarang. Bersihkan sampah, rapikan bantaran sungai. Kita siapkan dana hibah, mereka yang kerjakan," tutur Ahok.

Dana hibah yang akan diberikan PemProv DKI Jakarta sebesar Rp 100 miliar kepada  Kodam Jaya akan digunakan untuk Membersihkan Sungai Ciliwung dari sampah dan membangun sarana dan prasarana di dekat Kali Ciliwung seperti membuat dermaga, membeli perahu, dan pembuatan jogging track. 

"(Dana hibah) Kita tunggu APBD, kita mau mulai Desember, dikeluarkan dulu dananya dari SKPD yang lalu. Atau dana operasional saya, supaya bisa mulai Desember. Kan Januari mau ujan besar," tuturnya.

Sementara itu Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya Brigadir Jendral TNI Teddy Lhaksmana menyambut baik kerjasama itu. Menurutnya lingkungan di Kali Ciliwung merupakan tanggung jawab dari Kodam Jaya.

"Ini sebagai kegiatan teritorial, karya bakti dan kepedulian kita pada lingkungan bersama pemda. Yang bisa diselaraskan, kita akan segera selaraskan," ungkapnya.
 
Setidaknya ada 1.155 personel akan diterjunkan dalam membersihkan sampah di sepanjang Kali Ciliwung. Selain itu, masyarakat juga akan dilibatkan dalam kerja membersihkan sampah itu sehingga total kekuatan sekitar 2.000 orang," tuturnya.

PemProv DKI Jakarta Bekerja Sama Dengan Kodam Jaya Membersihkan Sungai Ciliwung

Sunday, December 23, 2012

8 Komponen Untuk Menjadi Kota Hijau

Komponen Untuk menjadi Kota Hijau

Apakah kota Jakarta layak mendapatkan predikat sebagai kota hijau atau Green City saat ini?
Dengan melihat kondisi sehari-hari di Jakarta terlebih melihat permasalahan yang sedang terjadi saat ini yaitu banjir dan kemacetan yang akut serta membandingkan dengan komponen kota hijau di bawah ini, Anda pasti dapat memberikan penilaian terhadap kota Jakarta.
  1. Green Planning & Design, Perencanaan dan Perancangan yang sensitif terhadap agenda hijau
  2. Green OPen Space, Perwujudan kwalitas, kwantitas dan jejaring ruang terbuka hijau
  3. Green Community, Peningkatan kepekaan, kepedulian dan peran serta aktif masyarakat dalam pengembangan komponen kota hijau
  4. Green Building, penerapan bangunan ramah lingkungan ( hemat air, hemat energi, stukuktur bangunan yang ramah ramah lingkungan )
  5. Green Waste, Penerapan prinsip 3R yaitu: mengurangi sampah / limbah, mengembangkan proses daur ulang dan meningkatkan nilai tambah terhadap limbah )
  6. Green Energi, Pemanfaatan sumber energi yang efisien dan ramah lingkungan
  7. Green Water, Peningkatan efesiensi pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya air
  8. Green Transportation, Pengembangan sistem transportasi yang berkelanjutan, misalnya penataan transportasi publik dengan  kendaraan berbahan bakar  ramah lingkungan, tersedianya jalur sepeda
Dengan mengetahui 8 komponen diatas tentu Anda sekarang dapat menilai kebijakan dan langkah yang dilakukan oleh pemda Jakarta, apakah kebijakan tersebut ramah lingkungan tidak?.
Dan yang terpenting adalah dengan mengetahui 8 komponen untuk menjadi kota hijau Anda dapat berperan serta menjadikan kota Jakarta menjadi Kota Hijau atau Jakarta the Green City di masa depan, dengan menerapkan komponen - komponen diatas.
ATAU mungkin saat ini Anda sudah menjadi "the Greeners" ? salam :) keep care to share

Saturday, November 3, 2012

Hemat Energi pada Bangunan yang Sudah Ada

Penerapan hemat energi pada gedung yang sudah ada dapat dilakukan dengan cara ;

1. Peningkatan Performa Gedung
Peningkatan performa gedung bertujuan untuk mengidentifikasi secara keseluruhan masalah-masalah efisiensi  energi, tingkat kenyamanan dan produktifitas gedung lalu memperbaikinya. Peningkatan performa gedung difokuskan pada perbaikan sisitem dalam gedung ( sistem tata udara dan  tata cahaya ), operasional dan pemeliharaan gedung.
Proses peningkatan performa gedung meliputi analisa kondisi gedung pada saat ini dan mplementsi solusi-solusi yang memungkinkan gedung untuk beroperasi secara maksimal. Langkah-langkah yang umumnya dilakukan dalam upaya peningkatan performa gedung adala  penilaian gedung, perbaikan dan perombakan (retrofitting ) gedung.

2.  Perombakan Gedung ( Retrofitting )
Hemat Energi Pada Bangunan
 Perombakan gedung ( Retrofitting) merupakan proses merombak ulang sebuah bangunan, atau sebagai bagian dari bangunan yang telah dibangun, guna memaksimalkan performa gedung. Proses ini juga meliputi beberapa pendekatan terintegrasi yang terdiri dari ilmu-ilmu yang berbeda seperti arsitektur, struktur gedung dapat dapat dirombak agar lebih efisien misalnya dalam pemanfaatan cahaya alami, selain itu penempatan dinding yang strategis, langit cahaya alami di dalam ruangan.
 Sementara dari sisi mekanikal dan elektrikal, teknologi seperti sensor okupansi dan stabilitasi voltase pada gedung dapat membantu mengurangi konsumsi energi. Sedangkan dari segi desain interior, penempatan furnitur dan pemilihan bahan bangunan juga mempengaruhi tingkat kenyamanan pengguna bangunan.

3. Upgrade Teknologi Peralatan dan Pembiasaan Perilaku Hemat Energi bagi Para Penghuni Gedung.
Upgrade peralatan dan perilaku merupakan cara lain yang dapat diterapkan untukpenghematan energi pada gedung yang sudah ada. Seiring dengan kemajuan dan inovasi teknologi, peralatan-peralatan terbaru memiliki keunggulan, khususnya dalam hal jumlah energi yang diunakan dan tingkat kenyamanannya.
Dalam meng-upgrade peralatan yang ada, pertimbangan dibuat untuk mempergunakan peralatan produk yang berlabel SNI dan ramah lingkungan.
Penerapan hemat energi juga dapat dilakukan dengan menerapkan pembiasaan perilaku hemat energi bagi seluruh penghuni gedung.
Beberapa hal praktis perlu mendapat perhatian misalnya ; mematikan lampu kamar dan peralatan elekronik ( TV, radio, komputer dan lainnya ) yang sudah tidak digunakan, menutup rapat kran air setelah digunakan, menyalakan pendingin ruangan hanya saat dibutuhkan, dan sebagainya.





Penerapan Hemat Energi pada Bangunan Baru



Penerapan hemat energi pada bangunan baru dapat dilakukan  sejak pada saat perancangan (design). Dalam merancang bangunan baru yang hemat energi, seorang arsitek dapat meneapkan SNI yang berhubungan dengan konservasi energi pada bangunan gedung ( sistem pencahayaan, sistem tata udara  dan selubung gedung). Terkait dengan hal ini, ada dua pendekatan yang dapat dilakukan, yakni :

  1. Cara Pasif
cara pasif dilakukan dengan penerapan hemat energi pada rancangan banbunan baru tanpa mengonversi matahari menjadi listrik. Cara ini sangat mengandalkan kemampuan dan keahlian seorang arsitek dalam mendisain sebuang rnacangan bangunan yang dengan sendirinya mampu "mengantisipasi" permasalahan iklim luar.
Di wilayah tropis basah seperti Indonesia pada umumnya, cara pasif dilakukan, terutama untuk mendapatkan penerangan alami dari sinar matahari dengan membiarkan sebagian sinar itu masuk ke dalam ruangan.

2. Cara Aktif
Sebaliknya, melalui penerapan energi dengan cara aktif, energi matahari dikonversi menjadi energi listrik sel solar, kemudian energi lisrik inilah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bangunan yang akan didirikan. Dalam menerapkan perancangan aktif ini, secara simultan umumnya arsitek juga menerapkan strategi perancangan secara pasif.
Tanpa penerapan strategi perancang pasif, penggunaan energi dalam bangunan akan tetap tinggi, khususnya dalam memberikan kenyamanan termal dan visual.
Strategi perancangan aktif dalam bangunan biasanya mempergunakan sel dan cara ini masih tidak banyak dijumpai di Indonesia saat ini. Penggunaan sel solar masih terbatas pada kebutuhan terbatas bagi penerapan di desa-desa terpencil di Indonesia.

Penerapan Hemat Energi 
Kecuali kedua cara ini, penerapan hemat energi pada gedung baru dapat dilakukan dengan pemasangan selubung ( dinding luar,jendela, atap dan lantai ) yang lebih rapat tentunya akan lebih hemat energi,
Sama halnya dengan insulasi gedung, pemasangan selubung ini dapat mengurangi konduksi panas melalui dinding-dinding luar.


Friday, November 2, 2012

Jakarta Green Building

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan regulasi penerapan konsep hemat energi dan ramah lingkungan dalam bangunan gedung. Hal ini tertuang dalam Peraturan Gubernur No.38 tahun 2012 tentang bangunan gedung hijau. Dengan regulasi ini, Jakarta merupakan salah satu kota metropolitan pertama di dunia yang menetapkan peraturan daerah tentang bangunan gedung hijau.

Peraturan Gubernur No.38 tahun 2012 tentang Bangunan Gedung HIjau
Dalam peraturan gubernur ini, dimensi dan fungsi bangunan harus dipandang dari berbagai aspek, diantaranya fungsi hunian, fungsi usaha, fungsi sosial dan budaya. Konsepsi hemat energi dan ramah lingkungan yang merupakan elemen dasar dari bangunan gedung hijau.

Diharapkan penerapan regulasi ini akan menekan biaya operasional gedung yang cenderung meningkat dan makin mahal dari tahun ke tahun. Penghematan akan terjadi dalam pegelolaan gedung-gedung komersial maupun gedung-gedung kantor lainnya. Aturan itu saat ini telah diimplementasikan untuk bangunan baru.
Sementara untuk bangunan yang sudah ada, penerapan konsep hemat energi dan ramah lingkngan akan dilaksanakan secara bertahap.

Audit Hemat Energi

Regulasi gedung hemat energi dan ramah lingkungan akan diperkuat dengan pelaksanaan audit soal penggunaan energi pada gedung. Pelaksanaan audit penggunaan energi mengacu pada Peraturan Daerah No.33 tahun 2008 tentang Pelaksanaan Penghematan Energi Lingkungan.

Melalui audit ini didapatkan indikasi, gedung mana saja yang masih boros, dan gedung mana yang efisien dalam penggunaan energi. Selain itu, dari hasil audit juga akan disampaikan rekomendasi pada pengelola gedung. Rekomendasi  itu bisa berupa perubahan perilaku dari pengelola dan pengguna gedung,namun bisa juga berbentuk perubahan standard operational procedure (SOP) dari peralatan mechanical electrical pada gedung-gedung perkantoran, khususnya yang sudah tidak efektif karena usia pakainya.

Thursday, September 20, 2012

Lomba Foto ' Nah Ketahuan Deh'

Syarat dan Ketentuan Lomba Foto 'Nah Ketahuan Deh'

Syarat dan Ketentuan Lomba Foto ' Nah Ketahuan Deh..!'



Syarat dan Ketentuan :
  • 1.    Lomba foto “ Nah Ketahuan Deh…” Stop Nyampah Di Kali V, terbuka untuk umum baik perorangan, kelompok/komunitas atau instansi (individu/komunitas/RT/RW/PKK/LMK/Camat).
  • 2.    Obyek Foto : mengenai kegiatan warga yang masih membuang sampah di sepanjang bantaran kali Ciliwung yang berada di wilayah Timur dan Selatan Provinsi DKI Jakarta mulai dari Jembatan Akses UI Srengseng sawah sd Jembatan Kampung Melayu.
  • 3.    Mencantumkan  keterangan foto kejadian :
    • a.    Waktu kejadian: jam / hari / tanggal / bulan /tahun.
    • b.    Lokasi kejadian: Rt/Rw, Kelurahan, Kecamatan jika memungkinkan mencantumkan koordinat GPS.
  • 4.    Kejadian yang diabadikan adalah kejadian sebenarnya, bukan  kejadian yang direkayasa.
  • 5.    Foto kejadian yang diabadikan  antara tanggal  6 sd 25 September 2012
  • 6.    Bebas menggunakan kamera digital apa saja (HP, Pocket, Prosumer, DSLR)
  • 7.    Penambahan atau pengurangan obyek tidak diperkenankan. Editing diperkenankan hanya sebatas warna, kontras, dodging, burning dan cropping.
  • 8.    Setiap peserta berhak mengirimkan (tag) maksimal 3 foto.
  • 9.    Foto diupload ke Facebook halaman ‘Dukung Aksi untuk Jakarta :Stop Nyampah Di Kali” atau kirim via email ; jakartapeduli.2010@gmail.com atau webmin_bplhd@yahoo.com, paling lambat tanggal 27 september 2012.
  • 10.    Foto pemenang berhak digunakan oleh penyelenggara untuk kepentingan kampanye dan  publikasi Stop Nyampah Di Kali .
Pemenang Lomba:
  • 1.    Foto pemenang ditentukan dengan :
    • a.     Jumlah “Like” dan komentar terbanyak sampai dengan tanggal 28 september 2012.
    • b.    Foto yang memuat informasi lengkap  pelaku dan lokasi pembuang limbah/sampah sehingga pelaku dapat diberikan teguran simpatik oleh Petugas Stop Nyampah Di Kali V.
  • 2.    Pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 29 September 2012, di :Facebook Halaman  “ Dukung Aksi Untuk Jakarta : Stop Nyampah Di Kali
  • 3.    Hadiah pemenang lomba diserahkan pada acara “Stop Nyampah Di Kali V” pada tanggal 30 september 2012.
Informasi  :

Thursday, September 6, 2012

COKE KICKS, Grass Root Soccer Development Program

COKE KICKS, Grass Root Soccer Development Program

Jakarta,2 September 2012- Sepakbola adalah permainan yang sangat digemari masyrakat Indonesia, terutama anak-anak, Indonesia bahkan dinyatakan sebagai negara dengan basis penggenar sepakbola terbesar ketiga di dunia, karena itulah, perusahaan minuman ringan Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) kembali memberikan kontribusinya guna menumbuhkan harapan dan mimpi bagi generasi muda pecinta sepakbola di Indonesia.
Setelah dibeberapa kota, Cibitung, Bandung, Surabaya, Magelang, Padang, Palembang, dan lain-lain, CCAI kembali menyelenggarakan COKE KICKS - Grass Root Soccer Development Program, yaitu pelatihan untuk mengasah keterampilan bermain sepakbola kepada anak-anak Indonesia berusia 12-17 tahun.

Menurut Iskandar Zulkarnaen, Corporate Affair West Java Region Manager, "Melalui Coke Kicks, Coca Cola Amatil Indonesia CCAI berkomitmen untuk menggali dan mengembangkan bakat serta potensi generasi muda bangsa dalam dunia sepakbola, dengan harapan mereka bisa menjadi bibit unggul di tingkat nasional, bahkan dunia dan dapat mengharumkan nama bangsa di kemudian hari."

Dalam pelaksanaannya, CCAI bekerja sama dengan Asian Soccer Academy ( ASA) dan KELME yang telah berpengalaman lebih dari 8 tahun dalam melakukan pembinaan sepakbola. Semua peserta akan dilatih langsung oleh pelatih bersertifikat dari ASA, serta mendapatkan lima paket perangkat sepakbola dari CCAI termasuk seragam bermerek KELME. Selain memberikan pelatihan sepakbola bagi anak-anak,kegiatan ini juga berupaya menambah wawasan dan pengetahuan para pelatih lokal.

"Kami juga melakukan sesi " coaching clinic" untuk para pelatih di setiap desa, untuk membekali mereka dengan dasar-dasar permainan sepakbola dan bagaimana cara melatih yang baik. Nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat dari CCAI-Yayasan ASA," ujar Lee Hawkins, Manajer Yayasan ASA. " Coke Kicks adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk membantu para pelatih-pelatih lokal, karena mereka memegang peran penting dalam mewujudkan pesepakbolaan nasional yang lebih berkualitas di masa mendatang.


Jakarta Coke Kicks

Tanggal 2 sepember 2012 di lapangan Sepak Bola Lantamal Karang Tengah, Jakarta Selatan sejumlah 200 anak didampingi 10 pelatih dari 10 komunitas sepak bola diundang untuk mendapatkan satu hari pelatihan sepak bola.

Semua peserta dilatih langsung oleh pelatih bersertifikat dari ASA, serta mendapatkan lima paket perangkat sepakbola dari CCAI termasuk seragam bermerek KELME. Selain memberikan peatihan sepakbola bagi anak-anak, kegiatan ini juga berupaya menambah wawasan para pelatih lokal.

Sebelum di Jakarta, kegiatan serupa juga berlangsung di kota Cibitung, Bandung, Pasuruan, Surabaya, Bawean, Magelang, Semarang, Solo, Medan, Banda Aceh, Riau, Lampung, Balikpapan, Padang, Palembang dan Bali. Rangkaian kegiatan ini adalah salah satu program CSR Coca Cola Amatil Indonesia yang didisain untuk menjadi wadah pelatihan sepakbola (coaching clinic) sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Program tahunan ini telah dilaksanakan secara nasional di lebih dari 20 provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Tahun lalu, Coke Kicks telah melibatkan sekitar 2100 anak-anak usia 12-16 tahun. Tahun ini Coke Kicks melibatkan 4200 anak dan 280 pelatih dari 140 desa yang tersebar di seluruh Nusantara.

Setelah Jakarta, Program Coke Kicks 2012 masih akan terus berlangsung di Makassar, Lombok, Jayapura, Ambon dan Sorong.

Thursday, March 8, 2012

(calon) Gubernur Jakarta Tidak Akan Mampu Menyelesaikan Masalah Ciliwung

" Sehebat apapun gubernur yang terpilih, kalau tidak bisa mengatasi banjir dan macet, maka dia akan dicap gagal. Walaupun sektor lain naik ( baik) tetap saja dicap gagal", kata seorang politisi dalam sebuah diskusi dengan tema " Untuk Jakarta Lebih Baik" di sebuah cafe di Jakarta.

Dari pernyataan beliau yang juga menjadi seorang kandidat calon gubernur, maka dapat dipastikan beliau juga akan dianggap gagal jika terpilih dan menjabat Gubernur DKI Jakarta karena tidak mampu mengatasi permasalahan Banjir dan macet. Namun jangankan menyelesaikan kedua permasalahan utama jakarta tersebut, untuk permasalahan banjir saja , siapapun tidak akan mampu menyelesaikannya.Karena kedua permasalahan tersebut tidak akan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Jika ada calon gubernur yang menyatakan dalam kampnyenya akan sanggup menyelesaikan masalah banjir di Jakarta, maka ada baiknya beliau diuji dengan permasalah Ciliwung. Namun lagi-lagi dapat dipastikan semua calon gubernur tersebut akan memberikan dam memaparkan rencana solusi penyelesaian yang mirip satu dengan lainnya. Karena kajian permasalahan Ciliwung sudah dikumpulkan dari A s/d Z dan  kajian program pengelolaan Ciliwung sudah banyak dilakukan bahkan bahkan sejak zaman penjajahan Belanda.

Masterplan Ciliwung Masa Depan - Lokasi : Rw.01 Kelurahan Bidaracina ( kiri ) dan Gudang Peluru kec. Tebet ( kanan)



Mengapa Ciliwung harus menjadi ukuran tingkat kemampuan dan keberhasilan seorang (calon) Gubernur Jakarta?
  • 1.    Pertama, karena banjir yang terjadi di Jakarta terkait erat dengan keberadaan sungai Ciliwung. Walaupun masih ada beberapa sungai yang juga dapat menyebabkan banjir namun banjir yang disebabkan sungai Ciliwung lah yang sempat melumpuhkan Jakarta beberapa kali. Jika permasalahan Ciliwung dapat ditangani oleh mereka maka permasalahan banjir Jakarta juga akan berkurang drastis.
  • 2.    Kedua, karena permasalahan Ciliwung merupakan permasalahan lintas sektoral dan lintas batas wilayah administrasi, yang menyangkut kepentingan banyak pihak dan melibatkan berbagai institusi dan unsur masyarakat.
Lalu mengapa seorang Gubernur DKI Jakarta tidak akan mampu menyelesaikan masalah Ciliwung ?, alasannya adalah point kedua dari pertanyaan di atas. Gubernur DKI Jakarta tidak dapat menyelesaikan sendiri permasalahan ini. Penyelesaian permasalahan Ciliwung atau banjir di Jakarta harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan multi pemangku kepentingan dan koordinasi  antar instansi terkait.

Dengan kata lain, kegagalan atau keberhasilan penyelesaikan permasalahan Ciliwung atau banjir di Jakarta adalah hasil kerja semua pihak bukan hanya kegagalan atau keberhasilan seorang Gubernur DKI Jakarta saja.

 ” Penderitaan Ciliwung, Penderitaan kita semua. Kita harus bekerja sama, terlebih Ciliwung tidak terpisahkan dari kehidupan warga Jakarta. “   (Rikard Bangun )

Top 5 Habits that Harm Your Heart

How much is the fifth of personal health habits contribute to the apocalypse?

A lot. In a stdy of 4900 men and women in England, Wales, adn Scotland, the researchers counted up to the accurrence of four unhealthy habits - smoking, loe intake of fruits and vegetables, a little physical activity, and has more than 21 alcoholic drinks per week or 14 for women.
With the calculation of the researchers, people with all four unhealthy behaviours is physically 12 years older than their chronological age.

Compared with participans with no practice, which has one of them is 85% more likely to have died during th2 20-year study, while the increase among those with four are 349%, or more than three times high ( Archives of Internal Medicine, 20 April, 2010 ).

The end is result it a habits out of five heart attack, stroke, peripheralartery disease, valve problems, aortic aneurysm, or heart failure. And the damage they cause iis not limited to the cardiovascular system, but extends to the kidneys, bones, and brain.
Alone and together, they set the stage for arterial atherosclerotic damage and spur it on. They do this by deranging the metabolism and alter how cells and tissues work. They also interfere with our health markers to worry about so much ; blood pressure, cholesterol, and blod sugar.

Here above the 5 killing habits that harm your heart.
  • Smoking
  • Being inactive
  • Carrying too much pounds
  • Eating poorly
  • Drinking too much alcohol

Wednesday, June 1, 2011

Sejuta Sepeda Sejuta Pohon

Jakarta Event
 " Sejuta Sepeda Sejuta Pohon "
Kegiatan yang dilaksanakan dalam memperingati hari Lingkungan Hidup Dunia 5 Juni. 
Untuk pelaksanaan event di Jakarta akan dilaksanakan bertepatan dengan Kegiatan Pekan Lingkungan Indonesia 2011 di Parkir Timur Senayan.
Kegiatan yang bertemakan lingkungan ini diselengarakan oleh beberapa komunitas antara lain , 
 dll
Tahun ini peringatan hari ligkungan diisi dengan berbagai kegiatan 
dan melibatkan berbagai kelompok masyarakat. 
silakan share kegiatan rekan-rekan ke alamat email  :

Monday, May 30, 2011

Panduan Kegiatan Ekowisata

Banyak pihak yang terkait dengan kegiatan ekowisata, dan mereaka telah memberikan definisi tersendiri mengenai kegiatan tersebut. Oleh sebab itu terdapat beberapa pengertian mengenai ekowisata yang memiliki perbedaan. Perbedaan ini timbul karena latarbelakang dan kepentingan yang berbeda dalam menjalankan kegiatan ekowisata ini.

Para pakar lingkungan dan aktivis organisasi lingkungan memahami bahwa kegiatan ekowisata adalah sebagai sarana untuk melakukan konservasi lingkungan, lembaga donor internasional memandang sebagai alat untuk melakukan pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara dari sisi pemerintahan, negara-negara berkembang berharap dengan ekowisata ini dapat mendatangkan turis mancanegara yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu lingkungan, senada dengan hal ini para pelaku industri pariwisata melihat kegiatan ekowisata sebagai alat pemasaran untuk menarik pengunjung ke lokasi wisata mereka.
Berikut beberapa definisi kegiatan ekowisata :
Agar kegiatan ekowisata ini dapat berjalan dan mencapai tujuan utamanya serta untuk mengakomodasi kepentingan-kepentingan para pihak yang terlibat di dalamnya, telah diambi beberapa konsensus mengenai kaidah-kaidah untuk memberikan definisi dan panduan kegiatan ekowisata ini.
  • Kegiatan berlangsung di daerah alam bebas
  • Meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan alam
  • Mendukung perlindungan daerah alam setempat
  • Mempunyai manfaat bagi masyarakat setempat 
  • Menghormati budaya dan nilai-nilai masyarakat lokal
  • Ditujukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan dan alam 
Mari berwisata, belajar dan peduli dengan lingkungan
untuk Kampanye Pemulihan 
kondisi Sungai Ciliwung melalui Ekowisata
Facebook Dukung sungai Ciliwung
 sebagai Kawasan Ekowisata


Dukung Sungai Ciliwung sebagai Kawasan Ekowisata

Sungai Ciliwung pada abad VV - XVI merupakan sebuah sungai indah, berair jernih dan bersih, karena itu kapten kapal asing sering singgah untuk mengambil air segar untuk diisikan ke botol dan guci mereka. Jean Baptisete Tavernier, sebagaimana dikutip Van Gorkom, mengatakan Ciliwung memiliki air yang paling baik dan paling bersih di dunia.

Ekowisata Ciliwung
untuk pemulihan  lingkungan
Dulu berkat sungai Ciliwung, kota Jakarta ( Batavia ) pernah mendapat julukan " Ratu dari Timur "..Banyak pendatang asing menyanjunh tinggi, bahkan menyamakannya dengan kota-kota ternama di Eropa, seperti Venesia di Italia.

Sekarang walaupun kwalitas air sungai Ciliwung tidak lagi menunjukan sisa-sisa masa keemasan itu, tetapi paling tidak beberapa lokasi di kawasan sungai Ciliwung masih memiliki panorama alam yang masih menyimpan jejak-jejak masa keemasannya.

Jeram-jeram kecil dan menengah dibagin hulu masih dapat kita rasakan sensasinya. Rerimbunan pepohonan di kawasan Lenteng agung  sampai denfan Condet, jejeak-jejak kejayaa pertanan Jakarta masih dapat kita temui.. Di kawasan yang dikelola oleh teman-teman komunitas, pohon belimbing, duku dan salak Condet serta pohon-pohon yang sudah langka sisa-sisa kejayaan pertanian Jakarta masih terus dipelihara dan dapat kita nikmati buahnya.

Namun sepenggal Ciliwung yang menyisakan jejak-jejak kejayaan tersebut seolah tenggelam  oleh   isu-isu penurunan kualitas lingkungan, terutama isu banjir dan sampah. Sepenggal Cilwung yang memberikan harapan itu seolah terabaikan oleh kegiatan-kegiatan pemecahan masalah lingkungan yang bersifat teknis, pembuatan sodetan sungai, normalisasi sungai, pembuatan resapan aliran permukaan dll.

Penyelesaian masalah lingkungan secara teknis memang dibutuhkan, tetapi hal tersebut perlu diselaraskan dan didukung dengan langkah non teknis. Sekarang saatnya pihak-pihak yang berkepentingan mempertimbangkan penyelesaian masalah Ciliwung dengan memperhatikan dan mengambil langkah-langkah untuk memelihara dan mengembangkan kawasan Ciliwung yang masih memiliki jejak-jejak kejayaan.

Halaman facebook ini dibuat untuk menghimpun dan menyebarluaskan  informasi kawasan sungai Ciliwung yang masih memiliki jejak kejayaan serta menggalang dukungan masyarakat agar para pemangku kepentingan terkait pengelolaan lingkungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah-langkah dan kebijakan untuk :
  • Mengembangkan dan menetapkan kawasan sungai Ciliwung sebagai kawasan Ekowisata.
  • Mengembangkan dan menetapkan lahan yang dikelola oleh komunitas peduli sebagai lahan konservasi tanaman asli Jakarta dan laboratorium alam Ciliwung.
Dengan dukungan masyarakat untuk pengembangan kawasan Ekowisata Ciliwung kita berharap sungai Ciliwung dapat menjadi salah satu ikon yang bisa dibanggakan, serta upaya pemulihan kondisi Ciliwung kelak hasilnya dapat di nikmati oleh generasi mendatang.

klik disini untuk :
sebagai Kawasan Ekowisata 
Bantu Sebarkan..!
Terima kasih telah  memberikan dukungan atas upaya ini. 
Salam Peduli..keep care to share!
Tabe’

Saturday, May 28, 2011

Laju Kecepatan Kendaraan Tol Dalam Kota Meningkat

" Karena berdampak positif pada peningkatan kecepatan laju kendaraan di ruas tol dalam kota, kebijakan ini akan  kami lanjutkan, tegas Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jumat(20/5).
Pristono mnegatakan pihaknya bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan tetap melaksanakan uji coba tahap kedua yang didasarkan pada kesepakatan yang telah diputuskan dalam rapat koordinasi dengan Deputi Kementerian Perekonomian yang dihadiri seluruh stakeholder yang terkait kebijakan tersebut.

Jakarta Bebas Macet-
 Laju Kendaraan Ruas Tol Dalam Kota Meningkat
Hasil evaluasi terhadapa uji coba pembatasan kendaraan berat di ruas tol dalam kota menunjukkan peningkatan laju kendaraan bermotor yang melintas ruas tol dalam kota,dari sebelumnya hanya 19,24 kilmeter per jam menigkat menjadi 34,53 kilometer per jam. Kondisi ini terjadi karena adanya perubahan pola lalu lintas kendaraan berat di dalam ruas tol dalam kota,.Selama uji coba berlangsung lalu lintas kendaraan berat di ruas tol dalam kota dialihkan pada malam hari.

Pristono menambahkan " Jika hal ini terus diterapkan, kondisi lalu lintas di ruas tol dalam kota akan semakin baik ". Akibatya arus lalu lintas di jalan arteri pun semakin baik. Serta berakibat pada kelancaran laju bus Transjakarta yang head-way semakin meningkat. " Ini terbukti dengan peningkatan penumpang bus Transjakarta menjadi 44 ribu orang per hari,: tandasnya.

Berdasarkan fakta inilah, kemudian Dinas Perhubungan ( Dishub ) DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan uji coba untuk tahap kedua pembatasan waktu operasional kendaraan berat di ruas tol dalam kota dan pengalihan rute lalu lintsa kendaraan berat hingga 10 juni mendatang.

Monday, May 23, 2011

Komunitas Sepeda Tua Indonesia

Komunitas Sepeda Tua Indonesia ( KOSTI )
  • adalah Gabungan komunitas / perkumpulan hobi yang mengedepanlan identitas pelestarian sepeda tua yang bernilai klasik,historikal,kuno dan klasifikasi tertentu di Indonesia.
PRINSIP KOSTI :
  • Pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa, Memajukan nilai-nilai kebangsaan, melestarika sepeda tua, menjaga nilai-nilai budaya dan pariwisata, menjunjung tinggi nilai kesadaran untuk hidup sehat dengan bersepeda tua, turut mengurangi polusi dan pemanasan global dengan bersepeda tua, menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran, menjaga, memelihara dan mencintai sepeda tua dam menegakkan keadilan, menjaga persatuan, menumbuhkan persaudaraan dan mencintai kebersamaan dengam nilai-nilai susila dan agama.
TUJUAN DAN FUNGSI
  • KOSTI bertujuan untuk memajukan anggota agar berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang demokratis, terbuka dan berkeadilan menuju masyarakat mandiri yang melestarikan sepeda sebagai aset budaya, olah raga dan pariwisata serta aset sejarah bangsa yang harus dijaga.
  • KOSTI berfungsi sebagai : Respresentasi keberadaan Komunitas Sepeda Tua di Indonesia, dan wadah berhimpun bagi organisasi, komunitas atau klub perkumpulan sepeda tua dengan lintas suku, golongan, agama dan profesi.
KEANGGOTAAN
  • Anggota KOSTI terdiri dari : Organisasi, klub, komunitas atau perkumpulan sepeda tua yang telah memenuhi ketentuan tentang keanggotaan serta menyetujui Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dapat diterima menjadi anggota KOSTI.
LINGKUP KEGIATAN
Untuk mencapai tujuannya, KOSTI melakukan lingkup kegiatan sebagai berikut:
  • 2.Bidang Budaya dan Pariwisata: menjadikan sepeda tua jadi asesoris dan asset kota dalam pelaksanaan kebudayaan dan pariwisata, berperan aktif dengan dunia tourism menjadikan sepeda tua sebagai transportasi pariwisata yang nyaman, aman, penuh nostalgia, tanpa polusi dan mencerminkan kesederhanaan kepada para turis mancanegara.
  • 3.Bidang Sosial : berkontribusi secara aktif dalam mewujudkan cita-cita "jalur sepeda", turut serta mengikuti dan menyelenggarakan segala bentuk kegiatan sosial yang berkaitan dengan kehidupan orang banyak sesuai dengan kemampuan dan fungsi yang ada demi meningkatkan harkat dan martabat bangsa.
Lambang Komunitas Sepeda Tua Indonesia
MAKNA LAMBANG

1 Arti Gambar adalah sebagai berikut :
  • a.Gambar Bulat roda sepeda berarti selalu bertumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu.
  • b.Gambar Sayap mengembang berarti semangat kebersamaan yang berani, independent, progresifdan innovatif.
  • c.Tulisan KOSTI tegak lurus berarti semangat dengan tegak dan kuat menghadapi setiap tantangan yang menghadang.
2 Arti warna adalah sebagai berikut :
  • a. Warna putih sebagai dasar berarti suci dan ikhlas.
  • b. Warna biru digambar lingkaran roda berarti persaudaraan dimanapun dan kapanpun.
  • c. Warna merah ditulisan KOSTI berarti keberanian, semangat dan tekad membara.
Untuk Lebih Lengkap : kunjungi Website resmi KOSTI : http://kosti.or.id
Sumber : Website Resmi Komunitas Sepeda Tua Indonesia 

Bike To Work Community_ Komunitas Pekerja Bersepeda

Bike To Work Community_ Komunitas Pekerja Bersepada berawal dari sekelompok pengemar kegiatan sepeda gunung ( Komunitas Jalur Pipa Gas ) yang punya semangat, gagasan dan harapan akan terwujudnya udara bersih di perkotaan, lahirlah KOMUNITAS PEKERJA BERSEPEDA ( Bike to Work Community ) yang kemudian menggagas kampanye pertama penggunaan sepeda ke tempat kerja pada 6 agustus 2004.

Logo Resmi Bike To Work
Visi dan Misi dari komunitas B2W Indonesia merupakan wujud kepedulian kita terhadap peningkatan kualitas manusia Indonesia secara fisik maupun psikis, serta terhadap permasalahan lingkungan hidup yang terjadi saat ini.


Sesuai dengan MISI yang telah dicanangkan yakni “Meningkatkan Jumlah Pengguna Sepeda untuk Beraktivitas”, maka agar masyarakat terdorong untuk menggunakan sepedanya dalam beraktivitas sehari-hari, dipandang perlu untuk mewujudkan Fasilitas Bersepeda yang memadai sebagai bagian dari Infrastruktur Bersepeda. Adapun contoh Infrastuktur Bersepeda adalah;
  • •Jalur khusus sepeda,
  • •Area parkir sepeda yang layak,
  • •Fasilitas mandi umum / ganti pakaian yang memadai, serta
  • •Integrasi antara infrastruktur bersepeda dengan fasilitas kendaraan umum.
Ini semua hanya dapat tercapai apabila pemerintah, pengelola gedung, pengelola fasilitas umum serta masyarakat secara bersama dan berkesinambungan mempunyai komitmen untuk meraihnya.
Marilah kita sukseskan gerakan bike-to-work (b2w) dengan menjadi bagian dari komunitas b2w-Indonesia. Caranya mudah, yakni dengan 3M:
PENGURUS KOMUNITAS B2W INDONESIA PERIODE 2009 - 2011
  • Dewan Pembina   : 1. Ozy F Sjarindra, 2.Hendro Poernomo, 3.Indra Ghrawita, 4.Susila Oktabri, 5.Taufik Hidayat,6. Tekad Adiyono, 7. Toto Sugito
  • Dewan Penasehat :1. Bayu Sukmana Pasi, 2. Ramadhani Achdiawan
  • Pelindung             :1. Kusmayanto Kadiman,  2. Fauzi Bowo
  • Ketua Umum       : Toto Sugito
  • Sekretaris            : Fahmi Pahlevi A, Rifa Ilyasa, Winna Ananda
  • Bendahara           : Naning, Imelda
  • Lebih lengkap lihat di : http://b2w-indonesia.or.id/tentang_kami
Lokasi Sekretariat B2W-Indonesia
  •  Posisi   :Format DMS 6° 14.764'S 106° 47.493'E,  Format Desimal -6.24607° 106.792°
  • Jl. Ahmad Dahlan No 20 Jakarta Selatan 12130, Indonesia 
  • Phone: +62 (21) 912 66 555 
  • Fax: +62 (21) 739 7548 (aktif hanya saat jam kerja sekretariat)
  • sekretariat@b2w-indonesia.or.id
  • Email pertanyaan dan informasi:  info@b2w-indonesia.or.id



Lajur Khusus Sepeda di Jakarta Diresmikan

Lajur Khusus Sepeda di Jakarta Diresmikan
Setelah selama tiga tahun melihat perkembangan pengguna sepeda di Jakarta begitu luar biasa dan banyak komunitas sepeda yang berkembang, akhirnya Fauzi Bowo memenuhi janjinya untuk memfasilitasi pwmbuatan jalur khusus sepeda di Jakarta. Hari minggu, 22 mei 2011 di Taman Ayodya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo meresmikan lajur sepeda sepanjang 1,4 kilometer yang terbentang dari Taman Ayodya hingga Melawai, Kebayoran Baru. Lajur yang diresmikan ini merupakan yang pertama di Kota Jakarta.

Jakarta Bicycle Track
Mengutip pernyataan Ketua Umum Komite Sepeda Indonesia ( KSI ), Syahrul Effendi, bahwa peresmian lajur sepeda ini sesuai dengan janji Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang diungkapkan tiga tahun yang lalu. " Pak Gubernur berjanji, jika sudah banyak jumlah pesepeda, beliau akan memfasilitasinya dengan pembuatan jalur sepeda, dan janji itu sudah dibuktikannya.

Pembangunan lajur sepeda ini dibuat berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta No 680 Tahun 2011 tentang Penetapan Lajur Sepeda dari Jl Mahakam (Taman Ayodya) – Jl Prapanca. Namun, pembangunannya dibagi dalam dua tahap yakni, Jl Mahakam (Taman Ayodya) – Jl Prapanca untuk tahap pertama dan Jl Iskandarsyah – Jl Prapanca untuk tahap kedua di mana pembangunannya akan dibuat setelah proyek pembangunan jalan layang non tol (JLNT) Antasari – Blok M rampung

Lajur sepeda ini akan diberi karpet hijau bergambar sepeda untuk memisahkan dengan pengguna jalan lainnya, selain itu juga akan dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, seperti lajur khusus bus Transjakarta. Ke depan, dikatakan Fauzi Bowo, tidak hanya lajur sepeda saja, namun parkir khusus sepeda dan posko terpadu juga akan disediakan di sekitar Jl Mahakam. Posko terpadu berfungsi untuk menjaga agar lajur sepeda ini tidak digunakan oleh kendaraan lain, hal ini merupakan hasil kerjasama antara Polda Metro Jaya, Satpol PP dan Komite Sepeda Indonesia  (KSI) .

Dalam kesempatan tersebut Bang Fauzi juga mengimbau kepada pengguna jalan lain agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas sehingga dapat tercipta tertib berlalulintas.   . "Bagi pengendara lain diimbau mempunyai toleransi kepada yang bersepeda. Saling mendukung bersinergi dalam berlalu lintas di ibu kota ini," pintanya.

Pihaknya juga akan mengembangkan di wilayah lain, seperti di sekitar Banjir Kanal Timur (BKT), "Tentunya tidak berhenti di sini saja, melihat komunitas sepeda makin berkembang, Jika ada yang pertama, pasti ada yang kedua, ketiga dan seterusnya," ungkap Bang Fauzi, sapaan akrab Fauzi Bowo.

Sekitar 5.000 pesepeda berbagai komunitas seperti, Goes To School dan Bike To Work, ikut memeriahkan dan melakukan ujicoba jalur sepeda pertama di Ibukota  ini . Turut hadir dalam peresmian lajur ini, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina KSI, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan, serta Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Royke Lumowa.

Saturday, May 21, 2011

Penutupan Jalan Rasuna Said

Penutupan Jalan Rasuna Said
Terkait pembangunan Jalan Layang Non Tol ( JLNT) Kampungmelayu-Tanahabang yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum ( PU) DKI Jakarta, sejumlah ruas jalan akan kembali ditutup.
Kali ini ruas jalan yang akan ditutup adalah sisi selatan Jl. Rasuna Said sepanjang  103 meter tepat disamping kedutaan Besar Malaysia. " Penutupan sisi selatan Jl. HR. Rasuna Said akan dilakukan mulai tanggal 21 mei hingga dua bulan ke depan", mengutip pernyataan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Pristono , pada kamis 19/5.

Untuk meminimalisir kemacetan serta mengantisipasi agar para pengguna jalan tidak terjebak kemacetan, para pengemudi pengemudi kendaraan dihimbau agar tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan. " Kami mengharapkan para pengemudi kendaraan bermotor mematuhi setiap aturan rambu lalu lntas yang dipasang. dan kmai telah menyediakan jalan alternatif bagi pengendara bermotor, agar tidak terjebak kemacetan," paparnya.

Jalur Alternatif

Pihaknya, sambung Pristono, juga telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif guna meminimalisir terjadinya kemacetan terkait adanya penutupan jalan ini.

Penutupan Jalan  Rasuna Said
Jalan alternatif yang disediakan untuk rute dari arah Selatan (Mampang/Pancoran) menuju arah barat (Jl Dr Satrio/Tanahabang), antara lain Jl Mampangprapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Singapura/Polandia belok kiri - Jl Gilimanuk - Jl Gilimanuk belok kanan - Jl Denpasar Raya - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Lalu, Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Singapura/Polandia belok kiri - Jl Gilimanuk - Jl Mega Kuningan - Lingkar Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Selanjutnya, Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Belanda belok kiri - Jl Denpasar Raya - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya. Lalu, Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Belanda belok kiri - Jl Mega Kuningan - Lingkar Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya. Serta  Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Jl Denpasar Selatan - belok kanan - Jl Denpasar Raya - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Para pengguna kendaraan bermotor juga dapat melalui Jl Mampangprapatan - Jl HR Rasuna Said - Jl Denpasar Selatan - belok kanan - Jl Denpasar Raya - belok kiri - Jl Mega Kuningan - Lingkaran Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Sedangkan jika hendak melintas dari arah Jl Prof Dr Satrio / Tanah Abang yang akan menuju arah Pancoran / Mampang dapat mengambil jalur Jl KH Mas Mansyur - Jl Prof Dr Satrio - lewat underpass Casablanca - berputar di Jl Casablanca - Jl HR Rasuna Said dan seterusnya.

Kemudian jika akan melintas dari arah Jl. Prof. Dr. Satrio (bagian utara) menuju Jl Prof Dr Satrio (bagian selatan) dapat melalui jalur Jl Mas Mansyur - Jl Prof Dr Satrio (bagian utara) - underpass Casablanca - putaran Jl Casablanca - underpass Casablanca - Jl Prof Dr Satrio (bagian selatan).
sumber : beritajakarta.com