7 Penyebab Banjir di Jakarta

Banjir Kanal Timur, akan mengurangi banjir di Timur dan Utara Jakarta Banjir besar yang terjadi di Ibukota Jakarta ...

Sejarah Jakarta

Orang Portugis merupakan orang eropa pertama yang datang ke Jakarta. pada abad ke-16, Surawisesa raja Sunda meminta bantuan Portugis yang ..

Jakarta, Asian The Green City Index

Jakarta is ranked average overall in the Index. Indonesia's apital is the country's largest city, with a population 0f 9,2 million. With a GDP per person of US$ 7,600,

Wisata Ciliwung, sudah saatnya

Sungai Ciliwung pada abad VV - XVI merupakan sebuah sungai indah, berair jernih dan bersih, karena itu kapten kapal asing sering singgah untuk mengambil air segar untuk diisikan..

Ciliwung Bersih Bukan Sekedar Impian

Ciliwung yang Bersih dan Hijau mungkin bukan sekedar mimpi lagi, jika kondisi Ciliwung yang diambil pada 2 mei 2011 tetap bisa dipertahankan....

” Sudah saatnya Pemda DKI menindak tegas kepada siapa saja yang masih membuang sampah ke kali atau bantarannya.. dengan ketentuan Perda No. 5 / 1988 tentang Kebersihan Lingkungan Dalam Wilayah DKI Jakarta ; ” ---> STOP NYAMPAH DI KALI... tabe'...

Thursday, September 6, 2012

COKE KICKS, Grass Root Soccer Development Program

COKE KICKS, Grass Root Soccer Development Program

Jakarta,2 September 2012- Sepakbola adalah permainan yang sangat digemari masyrakat Indonesia, terutama anak-anak, Indonesia bahkan dinyatakan sebagai negara dengan basis penggenar sepakbola terbesar ketiga di dunia, karena itulah, perusahaan minuman ringan Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) kembali memberikan kontribusinya guna menumbuhkan harapan dan mimpi bagi generasi muda pecinta sepakbola di Indonesia.
Setelah dibeberapa kota, Cibitung, Bandung, Surabaya, Magelang, Padang, Palembang, dan lain-lain, CCAI kembali menyelenggarakan COKE KICKS - Grass Root Soccer Development Program, yaitu pelatihan untuk mengasah keterampilan bermain sepakbola kepada anak-anak Indonesia berusia 12-17 tahun.

Menurut Iskandar Zulkarnaen, Corporate Affair West Java Region Manager, "Melalui Coke Kicks, Coca Cola Amatil Indonesia CCAI berkomitmen untuk menggali dan mengembangkan bakat serta potensi generasi muda bangsa dalam dunia sepakbola, dengan harapan mereka bisa menjadi bibit unggul di tingkat nasional, bahkan dunia dan dapat mengharumkan nama bangsa di kemudian hari."

Dalam pelaksanaannya, CCAI bekerja sama dengan Asian Soccer Academy ( ASA) dan KELME yang telah berpengalaman lebih dari 8 tahun dalam melakukan pembinaan sepakbola. Semua peserta akan dilatih langsung oleh pelatih bersertifikat dari ASA, serta mendapatkan lima paket perangkat sepakbola dari CCAI termasuk seragam bermerek KELME. Selain memberikan pelatihan sepakbola bagi anak-anak,kegiatan ini juga berupaya menambah wawasan dan pengetahuan para pelatih lokal.

"Kami juga melakukan sesi " coaching clinic" untuk para pelatih di setiap desa, untuk membekali mereka dengan dasar-dasar permainan sepakbola dan bagaimana cara melatih yang baik. Nantinya mereka akan mendapatkan sertifikat dari CCAI-Yayasan ASA," ujar Lee Hawkins, Manajer Yayasan ASA. " Coke Kicks adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk membantu para pelatih-pelatih lokal, karena mereka memegang peran penting dalam mewujudkan pesepakbolaan nasional yang lebih berkualitas di masa mendatang.


Jakarta Coke Kicks

Tanggal 2 sepember 2012 di lapangan Sepak Bola Lantamal Karang Tengah, Jakarta Selatan sejumlah 200 anak didampingi 10 pelatih dari 10 komunitas sepak bola diundang untuk mendapatkan satu hari pelatihan sepak bola.

Semua peserta dilatih langsung oleh pelatih bersertifikat dari ASA, serta mendapatkan lima paket perangkat sepakbola dari CCAI termasuk seragam bermerek KELME. Selain memberikan peatihan sepakbola bagi anak-anak, kegiatan ini juga berupaya menambah wawasan para pelatih lokal.

Sebelum di Jakarta, kegiatan serupa juga berlangsung di kota Cibitung, Bandung, Pasuruan, Surabaya, Bawean, Magelang, Semarang, Solo, Medan, Banda Aceh, Riau, Lampung, Balikpapan, Padang, Palembang dan Bali. Rangkaian kegiatan ini adalah salah satu program CSR Coca Cola Amatil Indonesia yang didisain untuk menjadi wadah pelatihan sepakbola (coaching clinic) sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.

Program tahunan ini telah dilaksanakan secara nasional di lebih dari 20 provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Tahun lalu, Coke Kicks telah melibatkan sekitar 2100 anak-anak usia 12-16 tahun. Tahun ini Coke Kicks melibatkan 4200 anak dan 280 pelatih dari 140 desa yang tersebar di seluruh Nusantara.

Setelah Jakarta, Program Coke Kicks 2012 masih akan terus berlangsung di Makassar, Lombok, Jayapura, Ambon dan Sorong.

Thursday, March 8, 2012

(calon) Gubernur Jakarta Tidak Akan Mampu Menyelesaikan Masalah Ciliwung

" Sehebat apapun gubernur yang terpilih, kalau tidak bisa mengatasi banjir dan macet, maka dia akan dicap gagal. Walaupun sektor lain naik ( baik) tetap saja dicap gagal", kata seorang politisi dalam sebuah diskusi dengan tema " Untuk Jakarta Lebih Baik" di sebuah cafe di Jakarta.

Dari pernyataan beliau yang juga menjadi seorang kandidat calon gubernur, maka dapat dipastikan beliau juga akan dianggap gagal jika terpilih dan menjabat Gubernur DKI Jakarta karena tidak mampu mengatasi permasalahan Banjir dan macet. Namun jangankan menyelesaikan kedua permasalahan utama jakarta tersebut, untuk permasalahan banjir saja , siapapun tidak akan mampu menyelesaikannya.Karena kedua permasalahan tersebut tidak akan dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

Jika ada calon gubernur yang menyatakan dalam kampnyenya akan sanggup menyelesaikan masalah banjir di Jakarta, maka ada baiknya beliau diuji dengan permasalah Ciliwung. Namun lagi-lagi dapat dipastikan semua calon gubernur tersebut akan memberikan dam memaparkan rencana solusi penyelesaian yang mirip satu dengan lainnya. Karena kajian permasalahan Ciliwung sudah dikumpulkan dari A s/d Z dan  kajian program pengelolaan Ciliwung sudah banyak dilakukan bahkan bahkan sejak zaman penjajahan Belanda.

Masterplan Ciliwung Masa Depan - Lokasi : Rw.01 Kelurahan Bidaracina ( kiri ) dan Gudang Peluru kec. Tebet ( kanan)



Mengapa Ciliwung harus menjadi ukuran tingkat kemampuan dan keberhasilan seorang (calon) Gubernur Jakarta?
  • 1.    Pertama, karena banjir yang terjadi di Jakarta terkait erat dengan keberadaan sungai Ciliwung. Walaupun masih ada beberapa sungai yang juga dapat menyebabkan banjir namun banjir yang disebabkan sungai Ciliwung lah yang sempat melumpuhkan Jakarta beberapa kali. Jika permasalahan Ciliwung dapat ditangani oleh mereka maka permasalahan banjir Jakarta juga akan berkurang drastis.
  • 2.    Kedua, karena permasalahan Ciliwung merupakan permasalahan lintas sektoral dan lintas batas wilayah administrasi, yang menyangkut kepentingan banyak pihak dan melibatkan berbagai institusi dan unsur masyarakat.
Lalu mengapa seorang Gubernur DKI Jakarta tidak akan mampu menyelesaikan masalah Ciliwung ?, alasannya adalah point kedua dari pertanyaan di atas. Gubernur DKI Jakarta tidak dapat menyelesaikan sendiri permasalahan ini. Penyelesaian permasalahan Ciliwung atau banjir di Jakarta harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan multi pemangku kepentingan dan koordinasi  antar instansi terkait.

Dengan kata lain, kegagalan atau keberhasilan penyelesaikan permasalahan Ciliwung atau banjir di Jakarta adalah hasil kerja semua pihak bukan hanya kegagalan atau keberhasilan seorang Gubernur DKI Jakarta saja.

 ” Penderitaan Ciliwung, Penderitaan kita semua. Kita harus bekerja sama, terlebih Ciliwung tidak terpisahkan dari kehidupan warga Jakarta. “   (Rikard Bangun )

Top 5 Habits that Harm Your Heart

How much is the fifth of personal health habits contribute to the apocalypse?

A lot. In a stdy of 4900 men and women in England, Wales, adn Scotland, the researchers counted up to the accurrence of four unhealthy habits - smoking, loe intake of fruits and vegetables, a little physical activity, and has more than 21 alcoholic drinks per week or 14 for women.
With the calculation of the researchers, people with all four unhealthy behaviours is physically 12 years older than their chronological age.

Compared with participans with no practice, which has one of them is 85% more likely to have died during th2 20-year study, while the increase among those with four are 349%, or more than three times high ( Archives of Internal Medicine, 20 April, 2010 ).

The end is result it a habits out of five heart attack, stroke, peripheralartery disease, valve problems, aortic aneurysm, or heart failure. And the damage they cause iis not limited to the cardiovascular system, but extends to the kidneys, bones, and brain.
Alone and together, they set the stage for arterial atherosclerotic damage and spur it on. They do this by deranging the metabolism and alter how cells and tissues work. They also interfere with our health markers to worry about so much ; blood pressure, cholesterol, and blod sugar.

Here above the 5 killing habits that harm your heart.
  • Smoking
  • Being inactive
  • Carrying too much pounds
  • Eating poorly
  • Drinking too much alcohol

Wednesday, June 1, 2011

Sejuta Sepeda Sejuta Pohon

Jakarta Event
 " Sejuta Sepeda Sejuta Pohon "
Kegiatan yang dilaksanakan dalam memperingati hari Lingkungan Hidup Dunia 5 Juni. 
Untuk pelaksanaan event di Jakarta akan dilaksanakan bertepatan dengan Kegiatan Pekan Lingkungan Indonesia 2011 di Parkir Timur Senayan.
Kegiatan yang bertemakan lingkungan ini diselengarakan oleh beberapa komunitas antara lain , 
 dll
Tahun ini peringatan hari ligkungan diisi dengan berbagai kegiatan 
dan melibatkan berbagai kelompok masyarakat. 
silakan share kegiatan rekan-rekan ke alamat email  :

Monday, May 30, 2011

Panduan Kegiatan Ekowisata

Banyak pihak yang terkait dengan kegiatan ekowisata, dan mereaka telah memberikan definisi tersendiri mengenai kegiatan tersebut. Oleh sebab itu terdapat beberapa pengertian mengenai ekowisata yang memiliki perbedaan. Perbedaan ini timbul karena latarbelakang dan kepentingan yang berbeda dalam menjalankan kegiatan ekowisata ini.

Para pakar lingkungan dan aktivis organisasi lingkungan memahami bahwa kegiatan ekowisata adalah sebagai sarana untuk melakukan konservasi lingkungan, lembaga donor internasional memandang sebagai alat untuk melakukan pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara dari sisi pemerintahan, negara-negara berkembang berharap dengan ekowisata ini dapat mendatangkan turis mancanegara yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu lingkungan, senada dengan hal ini para pelaku industri pariwisata melihat kegiatan ekowisata sebagai alat pemasaran untuk menarik pengunjung ke lokasi wisata mereka.
Berikut beberapa definisi kegiatan ekowisata :
Agar kegiatan ekowisata ini dapat berjalan dan mencapai tujuan utamanya serta untuk mengakomodasi kepentingan-kepentingan para pihak yang terlibat di dalamnya, telah diambi beberapa konsensus mengenai kaidah-kaidah untuk memberikan definisi dan panduan kegiatan ekowisata ini.
  • Kegiatan berlangsung di daerah alam bebas
  • Meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan alam
  • Mendukung perlindungan daerah alam setempat
  • Mempunyai manfaat bagi masyarakat setempat 
  • Menghormati budaya dan nilai-nilai masyarakat lokal
  • Ditujukan untuk meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan dan alam 
Mari berwisata, belajar dan peduli dengan lingkungan
untuk Kampanye Pemulihan 
kondisi Sungai Ciliwung melalui Ekowisata
Facebook Dukung sungai Ciliwung
 sebagai Kawasan Ekowisata


Dukung Sungai Ciliwung sebagai Kawasan Ekowisata

Sungai Ciliwung pada abad VV - XVI merupakan sebuah sungai indah, berair jernih dan bersih, karena itu kapten kapal asing sering singgah untuk mengambil air segar untuk diisikan ke botol dan guci mereka. Jean Baptisete Tavernier, sebagaimana dikutip Van Gorkom, mengatakan Ciliwung memiliki air yang paling baik dan paling bersih di dunia.

Ekowisata Ciliwung
untuk pemulihan  lingkungan
Dulu berkat sungai Ciliwung, kota Jakarta ( Batavia ) pernah mendapat julukan " Ratu dari Timur "..Banyak pendatang asing menyanjunh tinggi, bahkan menyamakannya dengan kota-kota ternama di Eropa, seperti Venesia di Italia.

Sekarang walaupun kwalitas air sungai Ciliwung tidak lagi menunjukan sisa-sisa masa keemasan itu, tetapi paling tidak beberapa lokasi di kawasan sungai Ciliwung masih memiliki panorama alam yang masih menyimpan jejak-jejak masa keemasannya.

Jeram-jeram kecil dan menengah dibagin hulu masih dapat kita rasakan sensasinya. Rerimbunan pepohonan di kawasan Lenteng agung  sampai denfan Condet, jejeak-jejak kejayaa pertanan Jakarta masih dapat kita temui.. Di kawasan yang dikelola oleh teman-teman komunitas, pohon belimbing, duku dan salak Condet serta pohon-pohon yang sudah langka sisa-sisa kejayaan pertanian Jakarta masih terus dipelihara dan dapat kita nikmati buahnya.

Namun sepenggal Ciliwung yang menyisakan jejak-jejak kejayaan tersebut seolah tenggelam  oleh   isu-isu penurunan kualitas lingkungan, terutama isu banjir dan sampah. Sepenggal Cilwung yang memberikan harapan itu seolah terabaikan oleh kegiatan-kegiatan pemecahan masalah lingkungan yang bersifat teknis, pembuatan sodetan sungai, normalisasi sungai, pembuatan resapan aliran permukaan dll.

Penyelesaian masalah lingkungan secara teknis memang dibutuhkan, tetapi hal tersebut perlu diselaraskan dan didukung dengan langkah non teknis. Sekarang saatnya pihak-pihak yang berkepentingan mempertimbangkan penyelesaian masalah Ciliwung dengan memperhatikan dan mengambil langkah-langkah untuk memelihara dan mengembangkan kawasan Ciliwung yang masih memiliki jejak-jejak kejayaan.

Halaman facebook ini dibuat untuk menghimpun dan menyebarluaskan  informasi kawasan sungai Ciliwung yang masih memiliki jejak kejayaan serta menggalang dukungan masyarakat agar para pemangku kepentingan terkait pengelolaan lingkungan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah-langkah dan kebijakan untuk :
  • Mengembangkan dan menetapkan kawasan sungai Ciliwung sebagai kawasan Ekowisata.
  • Mengembangkan dan menetapkan lahan yang dikelola oleh komunitas peduli sebagai lahan konservasi tanaman asli Jakarta dan laboratorium alam Ciliwung.
Dengan dukungan masyarakat untuk pengembangan kawasan Ekowisata Ciliwung kita berharap sungai Ciliwung dapat menjadi salah satu ikon yang bisa dibanggakan, serta upaya pemulihan kondisi Ciliwung kelak hasilnya dapat di nikmati oleh generasi mendatang.

klik disini untuk :
sebagai Kawasan Ekowisata 
Bantu Sebarkan..!
Terima kasih telah  memberikan dukungan atas upaya ini. 
Salam Peduli..keep care to share!
Tabe’

Saturday, May 28, 2011

Laju Kecepatan Kendaraan Tol Dalam Kota Meningkat

" Karena berdampak positif pada peningkatan kecepatan laju kendaraan di ruas tol dalam kota, kebijakan ini akan  kami lanjutkan, tegas Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jumat(20/5).
Pristono mnegatakan pihaknya bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan tetap melaksanakan uji coba tahap kedua yang didasarkan pada kesepakatan yang telah diputuskan dalam rapat koordinasi dengan Deputi Kementerian Perekonomian yang dihadiri seluruh stakeholder yang terkait kebijakan tersebut.

Jakarta Bebas Macet-
 Laju Kendaraan Ruas Tol Dalam Kota Meningkat
Hasil evaluasi terhadapa uji coba pembatasan kendaraan berat di ruas tol dalam kota menunjukkan peningkatan laju kendaraan bermotor yang melintas ruas tol dalam kota,dari sebelumnya hanya 19,24 kilmeter per jam menigkat menjadi 34,53 kilometer per jam. Kondisi ini terjadi karena adanya perubahan pola lalu lintas kendaraan berat di dalam ruas tol dalam kota,.Selama uji coba berlangsung lalu lintas kendaraan berat di ruas tol dalam kota dialihkan pada malam hari.

Pristono menambahkan " Jika hal ini terus diterapkan, kondisi lalu lintas di ruas tol dalam kota akan semakin baik ". Akibatya arus lalu lintas di jalan arteri pun semakin baik. Serta berakibat pada kelancaran laju bus Transjakarta yang head-way semakin meningkat. " Ini terbukti dengan peningkatan penumpang bus Transjakarta menjadi 44 ribu orang per hari,: tandasnya.

Berdasarkan fakta inilah, kemudian Dinas Perhubungan ( Dishub ) DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan uji coba untuk tahap kedua pembatasan waktu operasional kendaraan berat di ruas tol dalam kota dan pengalihan rute lalu lintsa kendaraan berat hingga 10 juni mendatang.