7 Penyebab Banjir di Jakarta

Banjir Kanal Timur, akan mengurangi banjir di Timur dan Utara Jakarta Banjir besar yang terjadi di Ibukota Jakarta ...

Sejarah Jakarta

Orang Portugis merupakan orang eropa pertama yang datang ke Jakarta. pada abad ke-16, Surawisesa raja Sunda meminta bantuan Portugis yang ..

Jakarta, Asian The Green City Index

Jakarta is ranked average overall in the Index. Indonesia's apital is the country's largest city, with a population 0f 9,2 million. With a GDP per person of US$ 7,600,

Wisata Ciliwung, sudah saatnya

Sungai Ciliwung pada abad VV - XVI merupakan sebuah sungai indah, berair jernih dan bersih, karena itu kapten kapal asing sering singgah untuk mengambil air segar untuk diisikan..

Ciliwung Bersih Bukan Sekedar Impian

Ciliwung yang Bersih dan Hijau mungkin bukan sekedar mimpi lagi, jika kondisi Ciliwung yang diambil pada 2 mei 2011 tetap bisa dipertahankan....

” Sudah saatnya Pemda DKI menindak tegas kepada siapa saja yang masih membuang sampah ke kali atau bantarannya.. dengan ketentuan Perda No. 5 / 1988 tentang Kebersihan Lingkungan Dalam Wilayah DKI Jakarta ; ” ---> STOP NYAMPAH DI KALI... tabe'...
Showing posts with label Macet dan Pertambahan Kendaraan di Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Macet dan Pertambahan Kendaraan di Jakarta. Show all posts

Saturday, May 28, 2011

Laju Kecepatan Kendaraan Tol Dalam Kota Meningkat

" Karena berdampak positif pada peningkatan kecepatan laju kendaraan di ruas tol dalam kota, kebijakan ini akan  kami lanjutkan, tegas Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jumat(20/5).
Pristono mnegatakan pihaknya bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan tetap melaksanakan uji coba tahap kedua yang didasarkan pada kesepakatan yang telah diputuskan dalam rapat koordinasi dengan Deputi Kementerian Perekonomian yang dihadiri seluruh stakeholder yang terkait kebijakan tersebut.

Jakarta Bebas Macet-
 Laju Kendaraan Ruas Tol Dalam Kota Meningkat
Hasil evaluasi terhadapa uji coba pembatasan kendaraan berat di ruas tol dalam kota menunjukkan peningkatan laju kendaraan bermotor yang melintas ruas tol dalam kota,dari sebelumnya hanya 19,24 kilmeter per jam menigkat menjadi 34,53 kilometer per jam. Kondisi ini terjadi karena adanya perubahan pola lalu lintas kendaraan berat di dalam ruas tol dalam kota,.Selama uji coba berlangsung lalu lintas kendaraan berat di ruas tol dalam kota dialihkan pada malam hari.

Pristono menambahkan " Jika hal ini terus diterapkan, kondisi lalu lintas di ruas tol dalam kota akan semakin baik ". Akibatya arus lalu lintas di jalan arteri pun semakin baik. Serta berakibat pada kelancaran laju bus Transjakarta yang head-way semakin meningkat. " Ini terbukti dengan peningkatan penumpang bus Transjakarta menjadi 44 ribu orang per hari,: tandasnya.

Berdasarkan fakta inilah, kemudian Dinas Perhubungan ( Dishub ) DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberlakukan uji coba untuk tahap kedua pembatasan waktu operasional kendaraan berat di ruas tol dalam kota dan pengalihan rute lalu lintsa kendaraan berat hingga 10 juni mendatang.

Monday, May 23, 2011

Bike To Work Community_ Komunitas Pekerja Bersepeda

Bike To Work Community_ Komunitas Pekerja Bersepada berawal dari sekelompok pengemar kegiatan sepeda gunung ( Komunitas Jalur Pipa Gas ) yang punya semangat, gagasan dan harapan akan terwujudnya udara bersih di perkotaan, lahirlah KOMUNITAS PEKERJA BERSEPEDA ( Bike to Work Community ) yang kemudian menggagas kampanye pertama penggunaan sepeda ke tempat kerja pada 6 agustus 2004.

Logo Resmi Bike To Work
Visi dan Misi dari komunitas B2W Indonesia merupakan wujud kepedulian kita terhadap peningkatan kualitas manusia Indonesia secara fisik maupun psikis, serta terhadap permasalahan lingkungan hidup yang terjadi saat ini.


Sesuai dengan MISI yang telah dicanangkan yakni “Meningkatkan Jumlah Pengguna Sepeda untuk Beraktivitas”, maka agar masyarakat terdorong untuk menggunakan sepedanya dalam beraktivitas sehari-hari, dipandang perlu untuk mewujudkan Fasilitas Bersepeda yang memadai sebagai bagian dari Infrastruktur Bersepeda. Adapun contoh Infrastuktur Bersepeda adalah;
  • •Jalur khusus sepeda,
  • •Area parkir sepeda yang layak,
  • •Fasilitas mandi umum / ganti pakaian yang memadai, serta
  • •Integrasi antara infrastruktur bersepeda dengan fasilitas kendaraan umum.
Ini semua hanya dapat tercapai apabila pemerintah, pengelola gedung, pengelola fasilitas umum serta masyarakat secara bersama dan berkesinambungan mempunyai komitmen untuk meraihnya.
Marilah kita sukseskan gerakan bike-to-work (b2w) dengan menjadi bagian dari komunitas b2w-Indonesia. Caranya mudah, yakni dengan 3M:
PENGURUS KOMUNITAS B2W INDONESIA PERIODE 2009 - 2011
  • Dewan Pembina   : 1. Ozy F Sjarindra, 2.Hendro Poernomo, 3.Indra Ghrawita, 4.Susila Oktabri, 5.Taufik Hidayat,6. Tekad Adiyono, 7. Toto Sugito
  • Dewan Penasehat :1. Bayu Sukmana Pasi, 2. Ramadhani Achdiawan
  • Pelindung             :1. Kusmayanto Kadiman,  2. Fauzi Bowo
  • Ketua Umum       : Toto Sugito
  • Sekretaris            : Fahmi Pahlevi A, Rifa Ilyasa, Winna Ananda
  • Bendahara           : Naning, Imelda
  • Lebih lengkap lihat di : http://b2w-indonesia.or.id/tentang_kami
Lokasi Sekretariat B2W-Indonesia
  •  Posisi   :Format DMS 6° 14.764'S 106° 47.493'E,  Format Desimal -6.24607° 106.792°
  • Jl. Ahmad Dahlan No 20 Jakarta Selatan 12130, Indonesia 
  • Phone: +62 (21) 912 66 555 
  • Fax: +62 (21) 739 7548 (aktif hanya saat jam kerja sekretariat)
  • sekretariat@b2w-indonesia.or.id
  • Email pertanyaan dan informasi:  info@b2w-indonesia.or.id



Saturday, May 21, 2011

Penutupan Jalan Rasuna Said

Penutupan Jalan Rasuna Said
Terkait pembangunan Jalan Layang Non Tol ( JLNT) Kampungmelayu-Tanahabang yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum ( PU) DKI Jakarta, sejumlah ruas jalan akan kembali ditutup.
Kali ini ruas jalan yang akan ditutup adalah sisi selatan Jl. Rasuna Said sepanjang  103 meter tepat disamping kedutaan Besar Malaysia. " Penutupan sisi selatan Jl. HR. Rasuna Said akan dilakukan mulai tanggal 21 mei hingga dua bulan ke depan", mengutip pernyataan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Pristono , pada kamis 19/5.

Untuk meminimalisir kemacetan serta mengantisipasi agar para pengguna jalan tidak terjebak kemacetan, para pengemudi pengemudi kendaraan dihimbau agar tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan. " Kami mengharapkan para pengemudi kendaraan bermotor mematuhi setiap aturan rambu lalu lntas yang dipasang. dan kmai telah menyediakan jalan alternatif bagi pengendara bermotor, agar tidak terjebak kemacetan," paparnya.

Jalur Alternatif

Pihaknya, sambung Pristono, juga telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif guna meminimalisir terjadinya kemacetan terkait adanya penutupan jalan ini.

Penutupan Jalan  Rasuna Said
Jalan alternatif yang disediakan untuk rute dari arah Selatan (Mampang/Pancoran) menuju arah barat (Jl Dr Satrio/Tanahabang), antara lain Jl Mampangprapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Singapura/Polandia belok kiri - Jl Gilimanuk - Jl Gilimanuk belok kanan - Jl Denpasar Raya - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Lalu, Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Singapura/Polandia belok kiri - Jl Gilimanuk - Jl Mega Kuningan - Lingkar Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Selanjutnya, Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Belanda belok kiri - Jl Denpasar Raya - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya. Lalu, Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Kedutaan Belanda belok kiri - Jl Mega Kuningan - Lingkar Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya. Serta  Jl Mampang Prapatan - Jl HR Rasuna Said - Jl Denpasar Selatan - belok kanan - Jl Denpasar Raya - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Para pengguna kendaraan bermotor juga dapat melalui Jl Mampangprapatan - Jl HR Rasuna Said - Jl Denpasar Selatan - belok kanan - Jl Denpasar Raya - belok kiri - Jl Mega Kuningan - Lingkaran Mega Kuningan - Menara Danamon belok kiri - Jl Prof Dr Satrio dan seterusnya.

Sedangkan jika hendak melintas dari arah Jl Prof Dr Satrio / Tanah Abang yang akan menuju arah Pancoran / Mampang dapat mengambil jalur Jl KH Mas Mansyur - Jl Prof Dr Satrio - lewat underpass Casablanca - berputar di Jl Casablanca - Jl HR Rasuna Said dan seterusnya.

Kemudian jika akan melintas dari arah Jl. Prof. Dr. Satrio (bagian utara) menuju Jl Prof Dr Satrio (bagian selatan) dapat melalui jalur Jl Mas Mansyur - Jl Prof Dr Satrio (bagian utara) - underpass Casablanca - putaran Jl Casablanca - underpass Casablanca - Jl Prof Dr Satrio (bagian selatan).
sumber : beritajakarta.com